Anomali Cuaca Penyebab Bencana

Kemarau basah memicu bencana banjir dan tanah longsor serta mengganggu musim panen. Curah hujan tinggi sampai akhir tahun. Penyebab banjir di kawasan Kemang dan Gandaria, Jakarta Selatan, serta Keca matan Majalaya, Kabupaten Bandung, pada akhir Agustus lalu serupa. Pemicunya adalah hujan deras yang turun pada musim kemarau. Fenomena ini dikenal sebagai kemarau basah. Di Indonesia, fenomena ini imbas dari anomali iklim global. Suhu dingin di Samudra Hindia bertemu dengan suhu panas di perairan Indonesia.

Akibatnya suhu perairan di Indonesia menghangat. Kondisi ini ditunjukkan oleh angka indeks Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, antara minus 0,5 dan minus 1,5. ”Suhu laut Indonesia dalam tiga bulan terakhir berada pada kisaran 27-30 derajat Celsius,” kata Kepala Bidang Perubahan Iklim dan Kualitas Udara Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofsika Ardhasena Sopaheluwakan.

Waspada, Ini 6 Ciri Ciri Tipes Pada Anak

Simak ciri – ciri tipes pada anak di artikel ini agar Anda bisa lebih aware dan bisa segera memberikan penanganan jika anak Anda terserang penyakit tipes.

Beberapa anak yang terserang tipes juga mengalami mual dan muntah – muntah. Pencernaan yang terganggu memicu mual dan muntah yang membuat anak menjadi kehilangan nafsu makan dan berat badannya.

Buang air besar menjadi tidak normal

Untuk bebapa kasus buang air besar tidak normal ini bisa menjadi diare. Namun pada kasus lain juga bisa terjadi konstipasi atau susah buang air besar. Jika anak mengalami demam tinggi dan diare segera konsultasikan ke dokter.

Tepi lidah berwarna putih

Ciri – ciri tipes pada anak lainnya adalah bagian tepi lidah berwarna putih karena proses inflamasi penyakit tipes. Perhatikan perbedaan warna yang mencolok pada lidah anak Anda. Jika bagian tepi lidahnya berwarna putih sedangkan bagian tengah lidah berwarna merah kemungkinan anak tersebut terkena tipes. Bisa juga sebaliknya, bagian tepi lidah berwarna merah dan bagian tengah lidah berwarna putih.

Denyut nadi melemah

Infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella Typhi mempengaruhi kinerja jantung sehingga jantung menjadi lebih lambat dalam memompa darah. Itulah sebabnya nadi juga menjadi lambat berdetak bahkan sirkulasi darah dan penyerapan sari – sari makanan di tubuh anak juga menjadi lambat. Hal ini mengakibatkan tubuh anak semakin melemah. Jika salah satu ciri – ciri tipes pada anak ini dapat segera terdeteksi, maka penurunan tekanan darah yang tiba – tiba dapat dicegah.

 Munculnya bintik merah atau ruam pada tubuh anak

Ciri – ciri tipes pada anak yang satu ini cukup membuat orang tua kebingungan. Pasalnya ciri – ciri ini mirip dengan gejala demam berdarah sehingga orang tua terkadang salah mengira anaknya terserang demam berdarah. Jika terdapat bintik merah pada anak, Anda harus berhati – hati membedakan bintik merah tipes dan demam berdarah.

Hepatosplenomegali

Hepatosplenomegali atau pembesaran organ hati dan limpa dapat terjadi jika bakteri telah berkembang dan memicu timbulnya peradangan pada hati dan limpa. Pembengkakan ini dapat menekan lambung anak sehingga memperparah gejala mual dan muntah pada anak.

Lubang pada usus

Penyakit tipes yang tidak segera diobati akan semakin parah dan berisiko menyebabkan usus berlubang. Ciri – ciri ini muncul dengan ditandai sakit perut yang sangat menyakitkan pada anak. Selain itu gejala lain yang muncul yaitu kulit tampak pucat, detak jantung tidak beraturan, sesak nafas, mual dan muntah serta warna feses menjadi lebih gelap.